Setelah dinyatakan lulus menjadi Pegawai di salah satu BUMN yang berpusat di Bandung, kegiatan wajib yang harus dilakukan sebelum menjalani Pendidikan di Pusdiklat BUMN selama setahun, adalah pelatihan kewiraan di Cimahi, tepatnya di Pusdik Hub – AD
Ketika itu angkatan saya terdiri dari 15 pria dan 23 orang wanita yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan kehidupan sehari – hari kami amat jauh dari kegiatan fisik. Tentu saja menghadapi pelatihan ala militer dalam 3 minggu bagaikan siksaan tiada akhir.
Oh ya acara makan dilakukan 3 kali sehari di Ruang Makan dengan aturan sebagai berikut 1 meja diisi oleh 6 rekan yang duduk berhadapan. Diatas meja telah disediakan 6 piring, 6 gelas dan sendok , satu bakul nasi, satu panci sayuran, satu piring lauk yang berisi ikan atau daging atau ayam (bergantian menunya ) dan tidak lupa sepiring tahu tempe, kadang kala ada secobek sambal , lalapan ataupun kerupuk. Nah semua sajian wajib dihabiskan oleh ke 6 orang ini. Jika tidak habis maka akan dihukum. Inilah yang menyebabkan para pria menjadi rebutan, karena dalam kelompok itu merekalah yang menjadi andalan kami, para wanita langsing ini agar terhindar dari hukuman. Karena memang para wanita di angkatanku ini rata rata pemilih menu makan dan malas makan .
Tapi pada suatu siang setelah menjalani latihan Jasmil (Jasmani Militer), baru kali ini saya dan temen-teman merasakan menu yang tidak terlupakan, yaitu Sup Kacang Ijo. Seumur hidup baru kali ini saya makan menu ini. Waktu pertama kali menyiduk dan meletakkannya ke piring, geli aja melihat ada kacang hijau bersama beberapa potongan daging di sendok sayur. Sedikit melirik ke Perwira Jaga di Ruang makan membuat saya tidak berani mengembalikannya ke panci. Lucu deh kok kacang Ijo temenan dengan tetelan … yang benar itu kacang ijo temenan dengan ketan hitam dan santan putih.
Perlahan dengan ragu saya suapkan nasi dan sesedikit mungkin sup ke mulut, tapi ternyata wahhh luar biasa … ada rasa yang berbeda .. kacang ijo ternyata cocok dengan nasi putih yang hangat.
Kulihat di meja depanku, seorang teman menambah nasi dan menyiduk 3 sendok kuah sup kacang Ijo dan makan dengan lahap . Tak mau kalah untuk pertama kalinya selama di pusdikhub, saya pun tambah nasi !! Setelah itu beberapa temen di mejaku pun melakukan hal yang sama …. Kali ini kami tak perlu bantuan para lelaki itu untuk membantu menghabiskan makan siang hari ini.